Lidah

Bibir

Pita suaramu

Tersaji dengan cinta berlumur tinta

Merah bergaris biru

 

Kakiku terikat

Badanku terekat

Mataku menatap

Belatung menari erotis di antara rekahan bibirmu

Ngenggat hinggap di atas lidahmu

Terbang lagi bersama kata-kata

Mengelilingiku

Sebagian menyayat dadaku

 

Aku tertawa tanpa suara

Malah tangis yang tumpah ruah

Bola matamu menatapku dengan kerlingan itu

Menyihir pandanganku

Pita suaramu menyusup dalam tenggorokan

Serpihan busuk rayuanmu

Hanya terasa madu memabukkan

Membunuh akal sehat yang kesekian

 

Jekalous

Write whatever in mind

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.