[PUISI] Rindu Dalam Diam

Salam rindu dari wanita yang tak lelah merindu.

[PUISI] Rindu Dalam Diamkompasiana

 

Kala langit ikut berbisik dalam gelap.

Deru hujan turun dalam kekelaman.

Mereka bak mengerti isi hatiku.

Yang hanya bisa diam merindumu.

Tanpa kata terucap pada bibir ini.

 

Kala hati gelisah menanti kabarmu.

Namun logikaku menegur tuk tetap percaya.

Hanya lutut yang mampu bertelut,

dan lidah yang mampu berseru pada Sang Ilahi,

serta linangan air mata yang menjadi saksi bisu semuanya.

 

Apa kabarmu disana?

Ku harap kau baik dalam naunganNya.

Apakah kau merinduku?

Semoga tak sekedar harapku.

Tak terlintaskah diri ini di pikiranmu?

Tak apa, asal kau tak melupakan Tuhanmu.

 

Salam rindu dari wanita yang tak lelah merindu.

 

Aquilla

It's all about Aquilla's Journal

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Read More
Register IDN Times Community
ARTIKEL REKOMENDASI
[PUISI] Hantu Tanpa Nama
3 November 2017 [PUISI] Hantu Tanpa Nama
[PUISI] Sang Waktu
25 Oktober 2017 [PUISI] Sang Waktu
[PUISI] Desah Garizah
14 Oktober 2017 [PUISI] Desah Garizah
[PUISI] Jika Detik Ini
13 Oktober 2017 [PUISI] Jika Detik Ini